Showing posts with label Keperawatan Kritis Kardiovaskular. Show all posts
Showing posts with label Keperawatan Kritis Kardiovaskular. Show all posts

TERAPI MODALITAS DAN PENATALAKSANAANNYA (3)

14:54 0
ANGINA DAN IMA
Pada topik ini kita akan bahas tentang :
Gambaran EKG dengan gangguan elektrolit, obat anti aritmia, Askep IMA, dan resusitasi jantung.
untuk lebih jelas silahkan klik download 

ELEKTROKARDIOGRAM (EKG) (2)

14:49 0
GAMBARAN EKG
Pada materi ini kita akan bahas : Anatomi jantung, Sistem konduksi jantung, Sumber pacemaker jantung,
Macam – macam lead sandapan  EKG, Morfologi gelombang EKG, Kertas EKG, Menghitung frekwensi denyut jantung, Aksis jantung, Ciri - Ciri EKG normal dan Aritmia Untuk penjelasannya klik download 

KONSEP KEPERAWATAN KRITIS (I)

14:41 0
TINDAKAN KRITIS


Kritis → penilaian dan evaluasi secara cermat dan hati-hati terhadap suatu kondisi krusial dalam rangka mencari penyelesaian/ jalan keluar.
Menangani respon manusia terhadap masalah yang mengancam hidup.
Perawat profesional yang bertanggung jawab untuk menjamin pasien yang kritis dan akut beserta keluarganya mendapatkan pelayanan keperawatan yang optimal.
Tujuan
mempertahankan hidup (Maintaining Life)

ANTI ARITMIA

09:21 0
ANTI ARITMIA


Berdasarkan jenisnya dapat digolongkan sbg berikut :
1.        Obat grup 1(Local Anesthetics)
·           Diklasifikasikan lagi berdasarkan efeknya pada durasi potensial aksi (AP)
·        Mekanisme Aksi : Menghambat kanal Na shg mengurangi kepekaan sel jantung thd rangsangan; Memperlambat fase depolarisasi; Agen yang paling selektif adalah grup 1B yang berefek pada kanal Na saat iskemik, tidak pada saat normal.

GAMBARAN EKG PADA GANGGUAN ELEKTROLIT

09:06 0
EKG HYPOKALEMIA


Elektrolit memiliki peranan penting bagi otot jantung (Kalium, Natrium, Calsium, Magnesium)
Elektrolit berfungsi sebagai pengantar impuls  yang dibutuhkan tubuh terutama untuk sel-sel otot
ELEKTROLIT
Kation (elektrolit bermuatan positif)
1.        Anion (elektrolit bermuatan negatif)
2.        Kalium, Calsium, Magnesium, Natrium
3.        Klorida (Cl-), HCO3-, HPO4-
Kelebihan maupun kekurangan elektrolit jantung → Perubahan elektrofisiologi jantung

ELEKTROKARDIOGRAM (EKG)

08:42 0
EKG (ELEKTROKARDIOGRAM)


A.     DEFENISI
Elektrokardiografi adalah ilmu yang mempelajari aktifitas listrik jantung. Sedangkan Elektrokardiogram (EKG) adalah suatu grafik yang menggambarkan rekaman listrik jantung. Kegiatan listrik jantung dalam tubuh dapat dicatat dan direkam melalui elektroda-elektroda yang dipasang pada permukaan tubuh. Sebelum membicarakan topik elektrofisiologi secara detail, ada beberapa hal umum yang harus menjadi dasar pemikiran kita agar tidak terjadi kebingungan dalam mempelajari elektrofisiologi. Adapun pemahaman atau pengertian yang berhubungan dengan elektrofisiologi adalah sebagai berikut :

KATETERISASI JANTUNG

08:36 0


Apa itu Kateterisasi Jantung ?
Walaupun merupakan pemeriksaan yang canggih dan cukup mahal, saat ini kateterisasi jantung atau angiografi koroner sudah dikenal luas oleh masyarakat. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan standar baku untuk diagnosis penyakit jantung koroner. Tingkat akurasi pemeriksaan ini dalam mendiagnosis penyakit jantung koroner merupakan yang tertinggi dibanding pemeriksaan lainnya. Boleh dikatakan mendekati 100%.

PEMERIKSAAN ELEKTROFISIOLOGI JANTUNG

08:00 0
EKG TREATMIL


Apa Itu Pemeriksaan Elektrofisiologi Jantung ?
Elektrofisiologi jantung adalah pemeriksaan penunjang jantung untuk menilai normal tidaknya aktivitas dan jalur listrik jantung. Elektrofisiologi jantung merupakan prosedur yang bersifat invasif. Invasif artinya ada alat yang dimasukkan ke dalam tubuh saat prosedur pemeriksaan.
Elektrofisiologi jantung merupakan pemeriksaan penunjang lanjutan bagi pasien dengan aritmia (gangguan irama jantung) yang bertujuan untuk mengetahui penyebab aritmia dan menentukan penanganan lebih lanjut. Karena ini adalah pemeriksaan yang bersifat invasif tentu pasien telah dilakukan pemeriksaan penunjang yang lebih sederhana dan aman sebelumnya, yaitu EKG dan Holter EKG.

PERHITUNGAN CARDIOTHORACIC RATIO (CTR)

07:56 0
CARDIO THORAXIC RATIO (CTR)


Setelah foto thorax PA sudah jadi, maka untuk membuat perhitungan CTR nya kita harus membuat garis-garis yang akan membantu kita dalam perhitungan CTR ini.
a.         Buat garis lurus dari pertengahan thorax (mediastinum) mulai dari atas sampai ke bawah thorax.
b.        Tentukan titik terluar dari kontur jantung sebelah kanan dan namakan sebagai titik A.
c.         Tentukan titik terluar dari kontur jantung sebelah kiri dan namakan sebagai titik B.
d.        Tentukan titik terluar bayangan paru kanan dan kiri dan namakan sebagai titik C.

PENGKAJIAN KARDIOVASKULER

07:52 0
PEMERIKSAAN JANTUNG


Dalam melakukan pengkajian dengan baik, maka diperlukan pemahaman, latihan dan ketrampilan mengenal tanda dan gejala yang ditampilkan oleh pasien. Proses ini dilaksanakan melalui interaksi perawatan dari klien, observasi, dan pengukuran.
Tujuan melakukan pengkajian
1.        Mengkaji fungsi kardiovaskuler
2.        Mengenal secara dini adanya gangguan nyata maupun potensial
3.        Mengidentifikasi penyebab gangguan
4.        Merencanakan cara mengatasi permasalahan yang ada serta menghindari masalah yang akan terjadi

ISU – ISU YANG MELIBATKAN TINDAKAN DUKUNGAN HIDUP

07:47 0
DONOR ORGAN


Hak untuk Menolak Perawatan Medis
Menurut Urden (2010), hak untuk menyetujui dan informed consent didalamnya mencakup penolakan treatement. Pada banyak kasus, keputusan seseorang yang dianggap kompetern untuk menolak perawatan sekalipun perawatan ini ditujukan untuk penyelamatan jiwa, namun hal ini tetap dihargai.
Hak untuk menolak perawatan tidak diterima pada beberapa situasi, mencakup didalamnya adalah
1.        Perawatan berhubungan dengan penyakit menular yang dapat mengancam kesehatan publik
2.        Penolakan untuk melanggar standar etik
3.        Treatement harus diberikan, untuk mencegah pasien bunuh diri dan mempertahankan kehidupan
Pada saat pasien menolak suatu perawatan, masalah etik, legal, dan praktik menjadi meningkat. Oleh karena itu, rumah sakit harus memiliki kebijakan spesifik terkait permasalahan tersebut.

KELALAIAN KEPERAWATAN DALAM KEPERAWATAN KRITIS

07:43 0
MALPRAKTEK


Kasus kelalaian dapat terjadi di berbagai tatanan dalam praktek keperawatan, Kasus-kasus seperti ini berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan ilmu maupun kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan, termasuk di dalamnya dalam ranah praktek keperawatan kritis.
Menurut Vestel KW (1995) dalam Ake (2003), menyampaikan bahwa suatu perbuatan atau sikap tenaga kesehatan dianggap lalai, bila memenuhi empat (4)
unsur, yaitu:
1.        Duty atau kewajiban tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan atau untuk tidak melakukan tindakan tertentu terhadap pasien tertentu pada situasi dan kondisi tertentu.
2.        Dereliction of the duty atau penyimpangan kewajiban
3.     Damage atau kerugian, yaitu segala sesuatu yang dirasakan oleh pasien sebagai kerugian akibat dari layanan kesehatan yang diberikan oleh pemberi pelayanan.
4.        Direct cause relationship atau hubungan sebab akibat yang nyata, dalam hal ini harus terdapat hubungan sebab akibat antara penyimpangan kewajiban dengan kerugian yang setidaknya menurunkan “Proximate cause”