Lab Prinsip2 fisika dalam pemeliharaan alat-alat kesehatan

10:58


PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP FISIKA DALAM PEMELIHARAAN ALAT-ALAT KESEHATAN/KEPERAWATAN

A.      Definisi Alat Kesehatan
Menurut peraturan Menteri Kesehatan RI No.23 tahun 1992 tentang Kesehatan.  Alat Kesehatan (ALKES) adalah instrumen, apparatus, mesin, implant yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosa, menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit, serta memulihkan kesehatan pada manusia dan atau membentuk struktur dan memperbaiki fungsi tubuh.
B.       Penggolongan Alat-alat Kesehatan
Penggolongn alat kesehatan terdiri atas
1.      Fungsinya
a.         Medis
b.        Non medis
2.      Sifat pemakaiannya
a.         Habis pakai
b.        Terus menerus
3.      Kegunaannya
a.         THT
b.        Obsgin
c.         Bedah dll
4.      Umur peralatan
a.         Disposibel
b.        Alat penyusutan < 5thn : alat lab
c.         Alat penyusutan > 5 thn : RO, alat sterilisasi, film
5.      Menurut bentuknya
a.         Alat kecil : jarum / spuit, alat bedah
b.        Alat perlengkapan rumah sakit : meja, autoclave
c.         Alat laborat: reagen, gelas ukur
d.        Alat radiologi : scanner
Peralatan kesehatan  dapat dikategorikan menjadi 4 yaitu :
a.         peralatan elektronika
b.        peralatan dari bahan baku logam
c.         peralatan dari bahan baku gelas
d.        peralatan dari bahan baku karet/plastic
1)        Peralatan Elekronik
Adalah peralatan yang mempergunakan sumber daya listrik, misalnya alat electrocardiography, electro encephlography, unit thermography, ventilator, unit monitor  EKG dll.
2)        Peralatan Dari Bahan Baku Logam
Bahan baku logam yang biasa dipakai adalah nikel , alpaca , tembaga dan logam campuran lainnya. Peralatan dari bahan logam ini banyak ragamnya , misalnya forcep ekstraksi, gunting, pinset, jarum hecting dll.
3)        Peralatan Dari  Bahan Baku Gelas
4)        Bahan baku gelas yang biasa dipakai adalah : pyrex, fiber gelas.
5)        Contoh : vacum extractive/ekstraksi vakum, pipet, tabung reaksi , buret dll.
C.       Pengertian Perawatan Alat
Melaksanakan pemeliharaan peralatan perawatan dan kedokteran dengan cara membersihkan, mendesinfeksi atau mensterilkan serta menyimpannya
D.      Tujuan:
              1.          Menyiapkan peralatan perawatan dan kedokteran dalam keadaan siap pakai.
              2.          Mencegah peralatan cepat rusak.
              3.          Mencegah terjadinya infeksi silang.
              4.          Pemeliharaan Peralatan Dari Logam.
E.       Perawatan Macam – macam  Alat Kesehatan
1.         Perawatan Alat-Alat  Elektronika
Perawatan elektronika sangat peka terhadap goncangan sehingga perlu dihindari dari goncangan . hindari peralatan dari medan magnet yang kuat agar sensisivitas meter tidak berubah . alat-alat elektronika tidak tahan pada suhu di atas 25­­­o C, sehingga pada waktu penggunaan suhu ruangan sebaiknya berkisar  antara 18o C – 25o C rata-rata pada temperature 21o C.
Untuk menghindari suhu terlalu tinggi, pada alat perlu tempati kipas angin di sekitar power supply/sumber daya alat tersebut.
Debu dapat pula mempengaruhi kerjanya alat, sehingga setiap saat ruangan dibersihkan dengan menggunakan alat penyedot debu (vacuum cleaner).
Pengetahuan dan ketrampilan penggunaan peralatan memegang peranan penting dalam perawatan peralatan agar peralatan berjalan dengan baik dan kerusakan dapat dihindari sejauh mungkin. Pengetahuan dan ketrampilan ini meliputi :
a.         Sasaran pengukuran telah dipahami terlebih dahulu
b.        Persiapan metoda, waktu dan program pengukuran
c.         Kondisi peralatan baik atau tidak
2.         Perawatan Alat  Dari Bahan Baku Logam
Alat-alat yang terbuat dari logam misalnya besi , tembaga maupun aluminium sering terjadi karatan . untuk menghindari terjadinya hal demikian maka alat-alat tersebut harus disimpan pada tempat yang mempunyai temperature tinggi ( 37­o C) dan lingkungan yang kering kalau perlu memakai bahan silicon sebagai penyerap uap air .
Sebelum disimpan alat tersebut harus bebas dari kotoran debu maupun air yang melekat, kemudian diolesi dengan minyak olie, minyak rem atau paraffin cair .
3.         Perawatan Alat Dari Bahan Baku Gelas
Bahan gelas banyak dipakai dalam laboratorium medis. Ada beberapa keuntungan maupun kelemahan dari bahan baku gelas tersebut.
Keuntungannya          :   bahan gelas tahan terhadap reaksi kimia, terutama bahan gelas pyrex, tahan terhadap perubahan temperature yang mendadak, koefisien mual yang kecil dan tembus cahaya yang besar.
Kelemahannya           :   mudah pecah terhadap tekanan mekanik, dan mudah tumbuh jamur sehingga mengganggu daya tembus sinar, kadang-kadang dengan menggunakan kain katun untuk membersihkan saja mudah timbul goresan .
Dengan memperhatikan keuntungan dan kelemahan dari bahan gelas, maka dalam segi keperawatan maupun memperlakukan alat-alat gelas harus perhatikan :
a.         Penyimpanan pada ruangan yang suhunya berkisar 27­o C-37­o C dan diberi tambahan lampu 25 watt .
b.        Ruangan tempat penyimpanan diberi bahan silicon sebagai zat higroskopis
c.         Gunakan alcohol, aceton, kapas, sikat halus dan pompa angin untuk membersihkan debu dari permukaan kaca/gelas. Usahakan pada waktu membersihkan lensa jangan sampai merusak lapisan lensa .
d.        Pada waktu memanaskan tabung reaksi hendaknya ditempatkan di ata kawat kasa : atau boleh melakukan pemanasan secara langsung asalkan bahan gelas terbuat dari pyrex.
e.         Gelas yang akan direbus hendaknya jangan dimasukkan langsung ke dalam air yang sedan g mendidih melainkan gelas dimasukkan ke dalam air dingin kemudian dipanaskan secara perlahan-lahan . sebaliknya untuk pendinginan mendadak tidak diperkenankan
f.         Membersihkan bahan/kotoran dari gelas sebaiknya segera setelah dipakai dapat menggunakan :
1)        Air yang bersih
2)        Detergent : dapat menghilangkan lemak dan tidak membawa efek perubahan fisik.
3)        Larutan :       
kalium dichromat   10 gram
Asam belerang        25 ml
Aquadest                  75 ml
Kadang-kadang memrlukan perendaman sampai beberapa jam, kemudian dibilas dengan air bersih, dikeringkan dengan udara panas lalu disimpan di tempat yang kering .
4.         Perawatan Alat Dari Bahan Baku Karet
Sarung tangan dari karet/ hand schoen mudah sekali meleleh atau melengket apabila disimpan telalu lama. Untuk menghindari kerusakan dari bahan karet, sebelum melakukan penyimpanan mula-mula bersihkan kotoran darah atau cairan obat dengan cara mencuci dengan sabun kemudian dikeringkan denga menjemur dibawah sinar matahari atau hembusan udara hangat. Setelah itu taburi talk pada seluruh permukaan karet.
F.        Sterilisasi
Suatu proses dimana kegiatan ini bertujuan untuk membebaskan alat ataupun bahan dari berbagai macam mikroorganisme
G.      Tujuannya
              1.          Untuk membebaskan alat-alat dari kuman / bakteri dari kehidupan mikroorganisme, patogin, apatogen dan sporanya.
              2.          Untuk mencegah terjadinya infeksi silang dan penularan penyakit dari seseorang ke orang lain / nosokomial.
              3.          Memelihara peralatan dalam kondisi siap pakai
H.      Caranya
             1.          Secara fisik pemanasan basah
             2.          Secara mekanis dengan penyaringan
             3.          Secara fisis pemanasan kering
             4.          Secara kimia
             5.          Tekhnik aseptik
             6.          Tekhnik panas basah
             7.          Tekhnik ultraviolet

Artikel Terkait

First