PERHITUNGAN CARDIOTHORACIC RATIO (CTR)

07:56
CARDIO THORAXIC RATIO (CTR)


Setelah foto thorax PA sudah jadi, maka untuk membuat perhitungan CTR nya kita harus membuat garis-garis yang akan membantu kita dalam perhitungan CTR ini.
a.         Buat garis lurus dari pertengahan thorax (mediastinum) mulai dari atas sampai ke bawah thorax.
b.        Tentukan titik terluar dari kontur jantung sebelah kanan dan namakan sebagai titik A.
c.         Tentukan titik terluar dari kontur jantung sebelah kiri dan namakan sebagai titik B.
d.        Tentukan titik terluar bayangan paru kanan dan kiri dan namakan sebagai titik C.

Jika foto thorax digambar dengan menggunakan aturan di atas maka akan di dapatkan foto thorax yang sudah di beri garis seperti di bawah ini :
.Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOX0bNYSTyTi01imXWxYLAEu6GrvgFl88E-4M6hOAktHh1dqX2_GemWNo-nAGDObnhW1kHXG-UlR15Zo1X6fmdMPo64fc3mbfGQQiuqXuu8TcAvC9SgFlPwmjnoi1FEtLGw3g_JmYWaoc/s320/3.jpg
Setelah dibuat garis-garis seperti di atas pada foto thorax, selanjutnya kita hitung dengan menggunakan rumus perbandingan sebagai berikut :
CTR=A+B/C
Keterangan :
A : jarak MSP dengan dinding kanan terjauh jantung. 
B : jarak MSP dengan dinding kiri terjauh jantung.
C : jarak titik terluar bayangan paru kanan dan kiri. 
Ketentuan : Jika nilai perbandingan di atas nilainya 50% (lebih dari/sama dengan 50% maka dapat dikatakan telah terjadi pembesaran jantung (Cardiomegally) atau Jika CTR >0.5 maka dikategorikan sebagai Cardiomegaly
Contoh :
Pada sebuah foto thorax, setelah dibuat garis-garis untuk menghitung Cardiothoracic Ratio, di dapat nilai-nilai sebagai berikut :
Panjang garis A = 6 cm
Panjang garis B = 13 cm
Panjang garis C = 30 cm
Dari nilai-nilai di atas, apakah jantung pada pasien tersebut dapat dikategorikan sebagai Cardiomegally atau tidak?
Jawab :
Sesuai dengan rumus perbandingan yang telah dijelaskan, maka kita masukan nilai-nilai tersebut di atas.
6+13/30 = 0,63 atau 63%
Karena nilai ratio nya melebihi 0,5,(50%) maka jantung pasien tersebut dapat dikategorikan Cardiomegally (terjadi pembesaran jantung).
Beberapa Penyebab Cardiomegally
a.         Atrial Septal Defect (ASD)
ASD adalah kelainan pada sekat atrium. Ini merupakan kelainan bawaan, dimana 80% - 90% terjadi pada orang dewasa. Wanita 3 kali lebih banyak daripada laki-laki yang memiliki kelainan ASD ini. Pada kasus ASD terjadi pembesaran pada ventrikel kanan dan seluruh bagian dari arteri pulmonaris. Atrium kanan juga mengalami pembesaran, namun pada foto thorax sulit dibedakan dengan pembesaran pada ventrikel kanan.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJrsqf9CphN96esZjWQiH75-EbEDknfo26b4RXlMVzScqBBMQyAcexx8XZga-xiNoVWmojcF8F3XevhBKfC9rr39FUAzfaM8DWQyAasT90sMgGbpB_vvgPYTcbkLU5GVvnwOISfQjM6d0/s320/ASD.jpg
Contoh Foto Thorax Pada Kasus ASD
b.         Mitral Stenosis
Mitral Stenosis merupakan akibat dari rheumatic carditis yang terjadi 5 sampai 10 tahun sebelumnya. Mitral Stenosis akan memperlihatkan pembesaran bayangan jantung dikarenakan terjadi oedema pada arteri pulmonaris. Awalnya rheumatic Mitral Stenosis didistribusikan oleh arteri pulmonaris ke lobus bagian atas dari paru-paru. Kemudian arteri pulmonaris membesar seiring dengan terjadinya hipertensi pada arteri pulmonaris. Pada foto thorax akan tampak membesar atrium kiri, ventrikel kanan dan cabang-cabang dari arteri pulmonaris
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkltYqweXCxC6VbGNWUXBOYz3RmGyNW8BOJMkT_hPSHJeQ8Dc8wE9INVq4IQFb-L-xbewyk4xEMsTBpvtOwC5prAJem2QhzjOhiZh9JfslcgV3C5054DEXjX4W5sQGuhuuurasVbg_hzU/s320/Mitral.jpg
 
c.         Left Ventricular Aneurysm (LVA)
LVA adalah aneurisma yang terjadi pada ventrikel kiri. Hal ini disebabkan karena terjadi pembesaran pada ventrikel kiri. Ventrikel kiri ini membesar akibat beberapa penyakit seperti TB, Kalsifikasi Infark atau Asbestos Disease.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-Ou1v6onPJcdjumlioEO9MJr65JiP4TIjh60VCrx28E25frYLFumLT_mxsYVrVQNKdcpCLZmq4IsLxMlukhyxN7dqfQ76WfWmSFaAXtWUOnry2mtZnP0txSImfdTBxURc1xJoKPC9stg/s320/LVA.jpg

Artikel Terkait

Previous
Next Post »